(Camarku : Mardalena Puspa Sari)
Angin
gontai sembunyi antara ranting angkuh
:
bulan yang sepotong tafakur
Coba
simak makna
Lelaki
hitam itu coba bersilat
Kawinkan
kata dan syair
Lahirkan
seribu dusta
Ia
berduga
Camarnya
tak lagi setia
Bulan
yang sepotong
Teteskan
bara
(Way
Abung, malam minggu 09 Oktober 1988)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar