Dua
dasawarsa lalu
mereka
sembunyi dibalik ‘tuntutan pasar’
sang
pelakon pun halalkan aksi demi tuntutan skenario
belum
lama pemirsa dibuat geleng-geleng kepala
ketika
segala makhluk arsal dedemit, jin, pocong, kunti dan seandanya
‘bangkit
dari kubur’ (kembali) berebut rezeki dugem
Sekarang
kita ‘wajib’ karantina putra-putri harapan bangsa
Dari
ekspansi kikir kreativitas mereka
Epos
luhur saur-pitutur sepuh
Harus
kotor dalam raupan pundi rupiah,
sama
aksi kotornya sang koruptor
Bgmn era kuda gigit besi Manguntur
Punggawa
bisa betarung dg Batman
Yang
seratusan tahun berikutnya pun belum digagas wujudnya
Sehingga
konspirasi ‘mbedagul’ pun terwujud
Titisan
‘the joker’ jadi sekutu Bajangputra, Krisnha ~bocah~ jadi pemanis episode
Siluman
Ular musuh Sun Go Kong kesengsem tanah Leluhur Jawa
Kini
tinggal menanti saja kemunculan Upin-Ipin .......sekalian
Mengapa
tidak segera saja diramekan dalam satu episode
Wiro
Sableng murid Eyang Sinto Gendeng
Atau
Karta Si Gila dari Muara Bondet atau Badra Mandrawarta Si Buta dari Goa Hantu
Biar
lebih seru aku tawarkan hadirkan George Washington
Atau
biar tampak saru, undang saja ‘geisha’ Miyabi
Klo
gk mau kalah gokil adu Tong Bajil dengan Pasangan Bolot-Tessi
Yakin
geh, ratingmu bakal meroket
Tapi
mau dibawa kemana generasi muda Indonesia nanti (?)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar