Isaura
Woetzel Krenz berdiri anggun, gaun merah membelitnya
Sinar
matahari senja memerahan meraupi tubuhnya dari belakang
Dengan
ragu-ragu kuulurkan seikat mawar merah
“Danke
Schon !” ucapnya sembari menciumku
Dari
Festung Marienburg benteng tua diatas bukit
Wurzburg
diselimuti senja tampak antik dan agung
Disamping
sungai Main yang tenang
Woetzel
dara Jerman melambaikan tangan
diantara
patung orang-orang suci
Diatas
jembatan tua aku kembali
Ketika
lonceng gereja bergetar
diantara
ujung menara-menara gereja
memanggilku
.............................. Way Abung II, 17 Desember 1989
Tidak ada komentar:
Posting Komentar