TUMIJAJAR, TUBABA (PojokTubaba.com) – Dalam rangka menyerap
aspirasi masyarakat dan mendapatkan dukungan untuk peningkatan status
akreditasi, UPTD Puskesmas Rawat Inap Kartaraharja Kecamatan Tulang Bawang Udik
Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) undang sejumlah mitra kerjanya dalam
penyelenggaraan Lokakarya Mini Tri Bulanan Lintas Sektoral Bidang Kesehatan. Kegiatan
dilaksanakan di Balai Tiyuh Karta Raharja, Rabu (14/02/2018).
Selain dihadiri Kepala UPTD
Puskesmas Rawat Inap Karta Raharja, Hj Essy Novia juga tampak hadiri Camat
Tulang Bawang Udik, Kapolsek TBU, Iptu Aladine Luby, Sertu Jumin dari Koramil
TBU. Sejumlah Kepalo Tiyuh dan Ketua TP Tiyuh dari tiyuh binaan Puskesmas karta
Raharja (Karta Raharja, Karta, Karta Sari, Gunung Katun Tanjungan, Karta Raya,
Way Sido dan Karta Tanjung Selamat), Kepala Sekolah TK/PAUD, SD, SMP dan SMA.
Tampak hadir pula dari Dinas Kesehatan, Kepala KUA TBU, Ketua LPA Tubaba,
Korwas, dan Pimpinan BPJS Wilayah Tubaba.
Kepala UPTD Puskesmas Rawat
Inap Karta Raharja, Hj. Essy Novia dalam sambutan pengantarnya berharap adanya
sumbang saran dan dukungan semua pihak yang bersifat membangun untuk
peningkatan pelayanan puskesmas yang ia pimpin, hal ini juga terkait dukungan eksternal
untuk peningkatan status akreditasi puskesmas.
Secara khusus pihak puskesmas
juga berharap dukungan dan kerjasama otoritas sekolah untuk dapat mendorong dan
diaktifkannya lagi program Usaha Kesehatan sekolah (UKS) di sekolah-sekolah.
“Ini penting sekali selain untuk mendidik anak-anak berperilaku sehat, mengajarkan
mereka hidup sehat juga untuk meningkatkan sanitasi sekolah,” ungkap Essy
Novia.
Dalam session tanya jawab
diskusi berkembang termasuk soal kenakalan pelajar,pertanyaan yang disampaikan
oleh salah seorang pendidik dari SDN 02 Karta Raharja itupun mendapat respon Sertu
Jumin dari Koramil TBU, Kapolsek TBU dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak
Kabupaten Tulangbawang Barat (LPA Tubaba), Elia Sunarto. Ketiganya menyatakan
siap turun ke lapangan, ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan.
Dalam kesempatan tersebut Elia
Sunarto selain memperkenalkan peran lembaga pendamping anak juga memaparkan paradigma
Perlindungan Anak dalam pengasuhan dan pengajaran di lembaga pendidikan formal.
“LPA Tubaba tidak menghalang-halangi proses hukum pada kasus anak
bermasalah dengan hukum, kami hanya
mendampingi dan memastikan dalam proses hukum tersebut justru tidak terjadi pelanggaran
hak anak,” tegas Elia Sunarto menangkal asumsi miring yang ditujukan di
lembaga yang ia pimpin sebagai Pelindung Anak. (**)



















Tidak ada komentar:
Posting Komentar