Kamis, 15 Februari 2018

DUKUNG AKREDITASI, LPA TUBABA HADIRI LOKMIN LINSEK TRI BULANAN PUSKESMAS KARTARAHARJA



TUMIJAJAR, TUBABA (PojokTubaba.com) – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dan mendapatkan dukungan untuk peningkatan status akreditasi, UPTD Puskesmas Rawat Inap Kartaraharja Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) undang sejumlah mitra kerjanya dalam penyelenggaraan Lokakarya Mini Tri Bulanan Lintas Sektoral Bidang Kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Tiyuh Karta Raharja, Rabu (14/02/2018).

Selain dihadiri Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Karta Raharja, Hj Essy Novia juga tampak hadiri Camat Tulang Bawang Udik, Kapolsek TBU, Iptu Aladine Luby, Sertu Jumin dari Koramil TBU. Sejumlah Kepalo Tiyuh dan Ketua TP Tiyuh dari tiyuh binaan Puskesmas karta Raharja (Karta Raharja, Karta, Karta Sari, Gunung Katun Tanjungan, Karta Raya, Way Sido dan Karta Tanjung Selamat), Kepala Sekolah TK/PAUD, SD, SMP dan SMA. Tampak hadir pula dari Dinas Kesehatan, Kepala KUA TBU, Ketua LPA Tubaba, Korwas, dan Pimpinan BPJS Wilayah Tubaba.

Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Karta Raharja, Hj. Essy Novia dalam sambutan pengantarnya berharap adanya sumbang saran dan dukungan semua pihak yang bersifat membangun untuk peningkatan pelayanan puskesmas yang ia pimpin, hal ini juga terkait dukungan eksternal untuk peningkatan status akreditasi puskesmas.

Secara khusus pihak puskesmas juga berharap dukungan dan kerjasama otoritas sekolah untuk dapat mendorong dan diaktifkannya lagi program Usaha Kesehatan sekolah (UKS) di sekolah-sekolah.

“Ini penting sekali selain untuk mendidik anak-anak berperilaku sehat, mengajarkan mereka hidup sehat juga untuk meningkatkan sanitasi sekolah,” ungkap Essy Novia.














Dalam session tanya jawab diskusi berkembang termasuk soal kenakalan pelajar,pertanyaan yang disampaikan oleh salah seorang pendidik dari SDN 02 Karta Raharja itupun mendapat respon Sertu Jumin dari Koramil TBU, Kapolsek TBU dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tulangbawang Barat (LPA Tubaba), Elia Sunarto. Ketiganya menyatakan siap turun ke lapangan, ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan.

Dalam kesempatan tersebut Elia Sunarto selain memperkenalkan peran lembaga pendamping anak juga memaparkan paradigma Perlindungan Anak dalam pengasuhan dan pengajaran di lembaga pendidikan formal.

“LPA Tubaba tidak menghalang-halangi proses hukum pada kasus anak bermasalah dengan hukum,  kami hanya mendampingi dan memastikan dalam proses hukum tersebut justru tidak terjadi pelanggaran hak anak,” tegas Elia Sunarto menangkal asumsi miring yang ditujukan di lembaga yang ia pimpin sebagai Pelindung Anak.  (**)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar