Minggu, 04 Februari 2018

CARACTER BULDING : LPA TUBABA GANDENG LEMBAGA KEMANUSIAAN ‘ACT’ GELAR AKSI PELAJAR TUBABA PEDULI



TULANG BAWANG TENGAH – TUBABA (PojokTubaba.com) – Dalam rangka membangun karakter anak dan siswa agar mempunyai pribadi yang empati dan peduli sesama, Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tulang Bawang Barat (LPA Tubaba) sebagai lembaga pemerhati anak menggandeng lembaga kemanusiaan ‘Aksi Cepat Tanggap’ (ACT) Cabang Provinsi Lampung.

Kegiatan bertajuk PELAJAR TUBABA PROVINSI LAMPUNG PEDULI PALESTINA, ROHINGYA, ASMAT DAN BENCANA rencananya akan bergulir terus ke sekolah-sekolah maupun komunitas yang ada di seluruh Kabupaten Tubaba, roadshow perdana telah dilaksanakan di SMAN 01 TBT, Kamis (1/2/2018) lalu diikuti perwakilan dari MA. Darul Ulum, Mts. Darul Ulum, SMP Bina Desa, SMPN 06 TBT, SMPN 02 TBT, MIS Darul Hasan, SMP Karya Bhakti dan SMAN 1 TBT sebagai penyelenggara mitra.








Melalui pemutaran film dokumenter konflik Palestina di Jalur Gaza, ACT ingin berbagi cerita dan menumbuhkan karakter Anak/Siswa mempunyai pribadi yang empati dan peduli sesama. Betapa hidup di Indonesia ternyata lebih nyaman dibanding saudara-saudara mereka yang susah hidup dan belajar di tengah konflik berkepanjangan. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) Tubaba dan fasda PATBM Kabupaten Nana Khurrotul Ani.










“Ini murni aksi kemanusiaan, tidak ada unsur politis, terkait issu SARA maupun Pilkada. Kami peduli sesama apapun agama, suku dan warna kulitnya. Dari kalangan pemerhati anak aktifis PATBM dan LPA kami ingin menumbuhkan rasa empati dan peduli sesama itu di pribadi anak-anak Indonesia, Lampung khususnya,” terang Tony Fisher, Fasda PATBM Provinsi Lampung yang hadir turut memotivasi anak-anak Tubaba.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua LPA Tubaba, Elia Sunarto.

“Saat ini rasa solidaritas sesama anak negeri perlu digalakkan kembali, rasa kebersamaan, persaudaraan sesama anak bangsa rasanya sudah mulai terkikis, sesuatu yang cukup riskan mengancam keutuhan bangsa besar ini,” tutur Elia Sunarto yang ditemui usai mendampingi tim ACT audensi dengan Kepala SMAN 1 TBT.

Kepada PojokTubaba.com Elia Sunarto mengatakan AKSI PELAJAR TUBABA PEDULI ini akan digelar di beberapa sekolah mitra LPA, ia menyebut beberapa sekolah dan elemen masyarakat termasuk organisasi profesi di beberapa kecamatan yang ada di Tubaba sudah menjadwalkan kegiatan tersebut.

Masih menurut Elia Sunarto, kegiatan ini sebagai upaya memasyarakatkan perlindungan anak di kalangan masyarakat serta mendorong terciptanya Sekolah Ramah Anak (SRA) dan pembentukan Forum Anak di tingkat sekolah dan desa.

Ronio, Branch Manager Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengatakan ACT adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Untuk memperluas karya, ACT tidak hanya kegiatan tanggap darurat, tetapi mengembangkan kegiatannya ke program pemulihan pascabencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual seperti Qurban, Zakat dan Wakaf. Program kemanusiaan ACT bukan hanya membantu untuk anak-anak luar negeri tetapi juga anak-anak dalam negeri

Kepala SMAN 1 TBT, Sirdin Efendi, Kepala SMPN 6 TBT, Muhson dan Kepala SMPN 2 TBT, Erwansyah terpisah mengatakan dirinya mengapresiasi dan mendukung Aksi Pelajar Peduli yang digagas  LPA Tubaba. Di sekolah masing-masing aksi kepedulian tersebut ditindaklanjuti penggalangan dana oleh OSIS dan Forum Anak yang bertindak sebagai relawan kemanusiaan. (***)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar