TULANG BAWANG TENGAH – TUBABA (PojokTubaba.com) – Dalam rangka
membangun karakter anak dan siswa agar mempunyai pribadi yang empati dan peduli
sesama, Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tulang Bawang Barat (LPA Tubaba)
sebagai lembaga pemerhati anak menggandeng lembaga kemanusiaan ‘Aksi Cepat
Tanggap’ (ACT) Cabang Provinsi Lampung.
Kegiatan bertajuk PELAJAR
TUBABA PROVINSI LAMPUNG PEDULI PALESTINA, ROHINGYA, ASMAT DAN BENCANA rencananya
akan bergulir terus ke sekolah-sekolah maupun komunitas yang ada di seluruh
Kabupaten Tubaba, roadshow perdana telah dilaksanakan di SMAN 01 TBT, Kamis
(1/2/2018) lalu diikuti perwakilan dari MA. Darul Ulum, Mts. Darul Ulum, SMP
Bina Desa, SMPN 06 TBT, SMPN 02 TBT, MIS Darul Hasan, SMP Karya Bhakti dan SMAN
1 TBT sebagai penyelenggara mitra.
Melalui pemutaran film
dokumenter konflik Palestina di Jalur Gaza, ACT ingin berbagi cerita dan
menumbuhkan karakter Anak/Siswa mempunyai pribadi yang empati dan peduli
sesama. Betapa hidup di Indonesia ternyata lebih nyaman dibanding
saudara-saudara mereka yang susah hidup dan belajar di tengah konflik
berkepanjangan. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) Tubaba dan fasda PATBM Kabupaten Nana
Khurrotul Ani.
“Ini murni aksi kemanusiaan, tidak ada unsur politis, terkait issu SARA
maupun Pilkada. Kami peduli sesama apapun agama, suku dan warna kulitnya. Dari
kalangan pemerhati anak aktifis PATBM dan LPA kami ingin menumbuhkan rasa
empati dan peduli sesama itu di pribadi anak-anak Indonesia, Lampung
khususnya,” terang Tony Fisher, Fasda PATBM Provinsi Lampung yang hadir
turut memotivasi anak-anak Tubaba.
Hal senada diungkapkan oleh
Ketua LPA Tubaba, Elia Sunarto.
“Saat ini rasa solidaritas sesama anak negeri perlu digalakkan kembali,
rasa kebersamaan, persaudaraan sesama anak bangsa rasanya sudah mulai terkikis,
sesuatu yang cukup riskan mengancam keutuhan bangsa besar ini,” tutur Elia
Sunarto yang ditemui usai mendampingi tim ACT audensi dengan Kepala SMAN 1 TBT.
Kepada PojokTubaba.com Elia
Sunarto mengatakan AKSI PELAJAR TUBABA PEDULI ini akan digelar di beberapa
sekolah mitra LPA, ia menyebut beberapa sekolah dan elemen masyarakat termasuk
organisasi profesi di beberapa kecamatan yang ada di Tubaba sudah menjadwalkan
kegiatan tersebut.
Masih menurut Elia Sunarto,
kegiatan ini sebagai upaya memasyarakatkan perlindungan anak di kalangan masyarakat
serta mendorong terciptanya Sekolah Ramah Anak (SRA) dan pembentukan Forum Anak
di tingkat sekolah dan desa.
Ronio, Branch Manager Aksi
Cepat Tanggap (ACT) mengatakan ACT adalah lembaga nirlaba yang bergerak di
bidang sosial dan kemanusiaan. Untuk memperluas karya, ACT tidak hanya kegiatan
tanggap darurat, tetapi mengembangkan kegiatannya ke program pemulihan
pascabencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis
spiritual seperti Qurban, Zakat dan Wakaf. Program kemanusiaan ACT bukan hanya
membantu untuk anak-anak luar negeri tetapi juga anak-anak dalam negeri
Kepala SMAN 1 TBT, Sirdin
Efendi, Kepala SMPN 6 TBT, Muhson dan Kepala SMPN 2 TBT, Erwansyah terpisah mengatakan
dirinya mengapresiasi dan mendukung Aksi Pelajar Peduli yang digagas LPA Tubaba. Di sekolah masing-masing aksi
kepedulian tersebut ditindaklanjuti penggalangan dana oleh OSIS dan Forum Anak
yang bertindak sebagai relawan kemanusiaan. (***)

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar