Sabtu, 30 September 2017

KADER KESEHATAN RAYON PUSKESMAS MULYO ASRI BENTUK FORUM KOMUNIKASI

Latepost  (27-9-2017)

TULANG BAWANG TENGAH, TUBABA (PojokTubaba.com) --  Sekitar 140-an orang kader kesehatan dan Posyandu yang tergabung dalam Rayon Puskesmas Mulyo Asri Kecamatan Tulang Bawang Tengah, terdiri dari 7 tiyuh (desa) yaitu; Kelurahan Mulyo Asri, Tunas Asri, Wonokerto, Candra Jaya, Marga Asri, Mekar Asri dan Candra Kencana, Rabu (27/9/2017) kemarin berkumpul di Balai Tiyuh Wonokerto mematangkan rencana pembentukan Forum Komunikasi Kader Pembangunan.

Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Mampu Poned Mulyo Asri, Purbo Sisworo hadir beserta staf jajarannya, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tulang Bawang Barat (LPA Tubaba), Elia Sunarto, PLKB (Wawan J. Koesheriyanto). Sementara kepalo tiyuh yang hadir hanya Kepalo Tiyuh Wonokerto (Herisanto) sebagai tuan rumah, Kepalo Tiyuh Tunas Asri, Abdul Rohim dan Kepalo Tiyuh Candra Jaya, Kusno Utomo masing-masing beserta istri.

“Kegiatan ini sebenarnya kegiatan rutin bulanan para kader, tetapi hari ini istimewa karena ada agenda mematangkan rencana pembentukan Forum Komunikasi Kader,” terang Djumirah kader dari Tiyuh Candra Kencana.






Kepalo Tiyuh Candra Jaya, Kusno Utomo menyambut baik rencana pembentukan forum tersebut, menurut Kusno Utomo kehadiran para kader Posyandu di tiyuh sangat dirasakan manfaatnya.

“Keberadaan para kader ditingkat tiyuh ini saya rasakan sangat membantu kegiatan kami, sudah wajar kami harus menyambut kelahirannya dan ikut mensupport agar organisasi ini bisa berjalan nantinya,” ungkap Kusno Utomo. 

Wawan dari PLKB kepada PojokTubaba.com menyampaikan, pembentukan forum ini merupakan wujud keberhasilan pemberdayaan masyarakat.

“Kader-kader Posyandu ini tidak hanya menangani masalah kesehatan, tetapi juga pertanian, KB, Lansia, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Pembinaannya juga dilakukan lintas sektoral, ada BKKBN, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pertanian, PPPA termasuk Kementerian Agama,” papar Wawan.

Masih menurut Wawan, harapannya lembaga ini dapat diadopsi kader-kader lain yang berada di kecamatan-kecamatan se- Tubaba.

Senada dengan Wawan, Ketua LPA Tubaba, Elia Sunarto yang juga aktif di P2TP2A Tubaba yang dalam pertemuan tersebut mendapat tugas memaparkan AD/ART Forum Komunikasi, mengatakan pihaknya konsen untuk turut mensupport lembaga baru ini.


“LPA sebagai lembaga jaringan yang berbasis keluarga dan masyarakat punya kepentingan dengan keberadaan organisasi baru ini. Jaringan baru kami ini tentu diharapkan mampu menekan pergerakan predator anak dan angka KDRT di masyarakat,” kata Elia Sunarto. (**)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar